Pemprov Lampung Komitmen Dukung Santri Menuju Pendidikan Tinggi dan Persaingan Global
GLOBALMEDIAKENCANA | LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan tekad kuat untuk terus memfasilitasi dan mendukung kemajuan generasi muda, khususnya para santri, agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta mampu bersaing dan berkontribusi di kancah internasional.
Pernyataan ini disampaikan Gubernur Lampung melalui perwakilan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, saat menghadiri acara Haflah Tasyakur sekaligus Pelepasan Santri Kelas VI Shuffah dan Kelas XII MA Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah serta Madrasah Al-Fatah, yang berlangsung di Kabupaten Lampung Selatan pada Minggu (19/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa kehadiran Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattarni, menjadi bukti nyata ikatan persaudaraan yang erat serta solidaritas kokoh yang terjalin antara masyarakat Provinsi Lampung dan rakyat Palestina.
“Kehadiran Yang Mulia Duta Besar bukan sekadar kehormatan bagi kita semua, melainkan penguat semangat kemanusiaan dan kebersamaan yang selalu menjadi ciri khas masyarakat Lampung,” ujar Ganjar Jationo mewakili Gubernur.
Pemerintah Provinsi juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah atas konsistensi mencetak lulusan yang berprestasi. Pesantren dinilai memiliki peran sangat vital dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, namun juga kokoh dalam keyakinan, berbudi pekerti luhur, dan memiliki karakter tangguh.
“Perayaan Haflah ini bukanlah titik akhir perjalanan belajar kalian, melainkan gerbang awal menuju masa depan yang lebih luas. Kalian lulus tepat saat bangsa ini bersiap menuju visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah Provinsi Lampung hadir mendampingi dan berkomitmen penuh tidak akan membiarkan kalian berjuang sendirian,” tegasnya.
Pemprov Lampung telah menyiapkan beragam kebijakan dan program unggulan sebagai jalan kemudahan bagi generasi muda, mulai dari perluasan akses serta peningkatan kualitas pendidikan, penguatan pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri dan kerja, hingga pembinaan SDM berkarakter dan berdaya saing tinggi.
Selain itu, tersedia pula peluang lebih luas melalui terobosan baru seperti kelas vokasi kolaboratif dan kemitraan dengan lembaga luar negeri, guna membekali santri dan pemuda menghadapi tantangan persaingan dunia. Dukungan berkelanjutan juga diberikan kepada lembaga pesantren sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional sekaligus pusat penggerak kemajuan masyarakat.
(*/YL).
Share this content:



Post Comment