Kebakaran Gudang Prima Food di Bumi Waras, 18 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
GLOBALMEDIAKENCANA | BANDAR LAMPUNG — Gudang Prima Food di Jalan Slamet Riyadi Raya, RT 019 LK 02, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, terbakar pada Selasa malam (11/8/2026).
Laporan kebakaran diterima Mako Tendean pada pukul 21.09 WIB. Petugas pemadam kebakaran langsung mengerahkan armada dari sejumlah pos siaga untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Unit pertama, Karba 017 dari Pos Siaga Bumi Waras, keluar pada pukul 21.10 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 21.12 WIB. Secara bertahap, sebanyak 18 unit kendaraan dikerahkan ke lokasi untuk mendukung proses pemadaman.
Berdasarkan laporan petugas, luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi. Api membakar sejumlah barang dan peralatan yang berada di dalam gudang.
Barang yang dilaporkan terbakar antara lain sekitar 200 unit kulkas freezer, 40 unit showcase, 15 unit pendingin udara (AC), empat komputer, satu laptop, empat CPU, 20 printer struk, 50 mesin EDC, serta dua kontainer pendingin.
Selain itu, tiga kendaraan juga dilaporkan ikut terbakar, masing-masing satu unit mobil Grand Max, satu sepeda motor Honda Revo dan satu sepeda motor Yamaha Mio.
Menurut keterangan Angga, selaku penunggu gudang, ia melihat percikan api pertama kali muncul dari area instalasi listrik di dalam gudang.
“Saya sedang berada di dalam gudang, tiba-tiba terlihat percikan api dari kabel listrik, lalu dalam hitungan menit api langsung membesar dan sulit dikendalikan,” ujarnya.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak yang berwenang.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 90 personel dikerahkan dengan dukungan 18 unit kendaraan pemadam dan pendukung. Petugas menghabiskan sekitar 50 tangki air selama proses pemadaman.
Proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 23.46 WIB. Tidak terdapat laporan korban dalam kejadian tersebut.
Kerugian akibat kebakaran sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp600 juta.
Pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung menyatakan bahwa respons cepat dilakukan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Seluruh personel dan armada dikerahkan maksimal untuk mengendalikan situasi, dan alhamdulillah api berhasil dipadamkan tanpa adanya korban jiwa,” demikian keterangan petugas di lokasi.
Setelah memastikan proses pemadaman dan pendinginan selesai, personel yang bertugas kemudian melakukan persiapan untuk kembali ke Mako Tendean.(pkr)
Share this content:



Post Comment