KKN UPB dan Lurah Bantar Gebang Bersinergi Hijaukan Lingkungan Lewat Penanaman Pohon

KKN UPB dan Lurah Bantar Gebang Bersinergi Hijaukan Lingkungan Lewat Penanaman Pohon

GLOBALMEDIAKENCANA | BEKASI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) turut mengambil bagian dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di Kelurahan Bantar Gebang, Kota Bekasi. Melalui program penghijauan, mahasiswa melakukan penanaman sekaligus membagikan bibit pohon kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar Kamis (13/8/2026) dan diawali dengan senam bersama yang melibatkan mahasiswa KKN serta aparatur Kelurahan Bantar Gebang. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah rangkaian acara, mulai dari sambutan, pembagian doorprize hingga aksi penanaman pohon di lingkungan kelurahan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Pelita Bangsa Hamzah M. Mardi Putra, S.K.M., M.M., D.B.A., CHRM., CHC., Lurah Bantar Gebang Sowi Hidayatullah, S.T., Dosen Pembimbing Lapangan Army Cahya Putra, R.S.Pd., M.M., serta anggota DPRD Kota Bekasi Wildan Fathurrahman dan Sarwin Edi Saputra. Sejumlah ketua RT dan RW di wilayah Kelurahan Bantar Gebang juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Lurah Bantar Gebang Sowi Hidayatullah menyambut baik kehadiran mahasiswa UPB yang menjalankan program pengabdian di wilayahnya. Ia menyebut kegiatan KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Menurut Sowi, sekitar 48 mahasiswa UPB terlibat dalam pelaksanaan KKN tahun ini. Ia berharap berbagai kegiatan yang dilaksanakan, khususnya di lingkungan RT 01/RW 06, dapat memberikan dampak positif bagi warga.

“Alhamdulillah, kegiatan pengabdian masyarakat dapat kembali dilaksanakan di kelurahan kami. Ada sekitar 48 mahasiswa yang mengikuti KKN tahun ini. Mudah-mudahan seluruh kegiatan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sowi.

Ia juga berharap mahasiswa dapat membawa pengalaman selama menjalankan KKN sebagai bekal ketika kembali ke lingkungan pendidikan, dunia kerja maupun masyarakat.

“Semoga pengetahuan yang didapat selama KKN dapat berguna bagi mahasiswa dan nantinya bisa diterapkan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Dosen Pembimbing Lapangan Army Cahya Putra turut menyampaikan apresiasi kepada pihak Kelurahan Bantar Gebang. Menurutnya, dukungan aparatur kelurahan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran program pengabdian mahasiswa.

Usai kegiatan di kantor kelurahan, mahasiswa bersama pihak terkait kemudian melakukan aksi penghijauan. Sejumlah bibit tanaman ditanam di lingkungan Bantar Gebang, di antaranya mangga Thailand, sawo Manila dan memey sapote.

Tidak hanya melakukan penanaman, mahasiswa juga mendistribusikan bibit pohon kepada sejumlah RT dan RW. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas area penghijauan sekaligus mendorong masyarakat ikut merawat lingkungan di sekitar tempat tinggal.

Rektor UPB Hamzah M. Mardi Putra mengatakan program KKN tahun ini melibatkan mahasiswa dari sejumlah disiplin ilmu. Beberapa di antaranya berasal dari Program Studi PGSD, manajemen, ekonomi syariah, bisnis digital, hukum dan kewirausahaan.

Ia menjelaskan, setiap kelompok mahasiswa memiliki agenda pengabdian yang menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa PGSD diarahkan memberikan kegiatan edukasi serta pembentukan karakter di lingkungan sekolah. Sementara mahasiswa hukum memberikan pemahaman mengenai persoalan hukum kepada masyarakat.

Di bidang ekonomi syariah, mahasiswa memberikan edukasi keagamaan. Sementara mahasiswa yang bergerak di bidang UMKM membantu pelaku usaha dalam pemanfaatan QRIS serta pendampingan sertifikasi halal.

Program KKN juga mencakup bidang kesehatan. Mahasiswa menggelar kegiatan olahraga bersama dan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, terdapat pula program pembuatan tempat sampah berbahan tong sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Hamzah menyebut program penghijauan menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian karena kondisi cuaca dan lingkungan perkotaan Bekasi yang cenderung panas.

“Penghijauan menjadi salah satu program unggulan kami. Kondisi Bekasi yang cukup panas mendorong UPB untuk ikut berkontribusi melalui penanaman pohon di sejumlah wilayah,” jelas Hamzah.

Hamzah juga menyempatkan diri datang langsung ke lokasi KKN untuk melihat pelaksanaan program mahasiswa. Dari sekitar 45 kelompok atau lokasi yang menjadi bagian dari program KKN tahun 2026, Bantar Gebang merupakan salah satu lokasi yang dikunjunginya.

Ia berharap kegiatan KKN tidak hanya menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami kehidupan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, interaksi mahasiswa dengan aparatur kelurahan, warga dan berbagai unsur masyarakat dapat menjadi pengalaman penting yang tidak selalu diperoleh di ruang perkuliahan.

“Kami berharap mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti KKN. Mereka bisa belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat, kelurahan maupun kecamatan. Pengalaman seperti ini akan menjadi bagian dari perjalanan mereka selama menjadi mahasiswa,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, UPB berharap program penghijauan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan Bantar Gebang. Penanaman dan distribusi bibit pohon juga diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

(NN)

Share this content:

Post Comment