Kunjungan Perdana di Polda Riau, Menteri Lingkungan Hidup Soroti Pentingnya Izin Tambang Rakyat
GLOBALMEDIAKENCANA | Pekanbaru– Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, menyatakan kekagumannya terhadap penerapan konsep Green Policing yang dikembangkan oleh Polda Riau. Dalam kunjungan kerja perdananya di Mapolda Riau, Jumhur menegaskan bahwa model yang sudah berjalan ini sangat baik dan layak untuk diterapkan di seluruh Indonesia.
“Saya mendengarkan seluruh paparan, dan saya merasa tidak ada lagi yang perlu saya pidatokan di sini. Syarat jadi menteri itu cukup cerdas, dan saya merasa apa yang terjadi hari ini akan saya adopsi,” ujar Jumhur saat memberikan sambutan, didampingi oleh Syahganda Nainggolan dan Rocky Gerung.
Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat di Mapolda Riau ini merupakan bentuk penghormatan terhadap masyarakat setempat sekaligus upaya nyata memperkuat perhatian terhadap isu lingkungan. Ia menilai sinergi yang dibangun Polda Riau telah melampaui ekspektasi dan mampu menjawab tantangan nyata di lapangan.
“Ini sangat bagus. Kalau Green Policing ini terjadi di mana-mana, di setiap institusi, saya rasa tidak perlu lagi Kementerian Lingkungan Hidup. Ini luar biasa,” tegasnya.
Jumhur pun berkomitmen penuh untuk mendorong replikasi program ini. Ia akan memastikan bersama jajarannya agar apa yang telah berhasil dilakukan di Riau dapat diimplementasikan secara nyata di berbagai daerah lainnya demi perbaikan indeks lingkungan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Jumhur juga menyoroti penanganan isu pertambangan. Ia menekankan pentingnya membedakan antara pelaku di lapangan dengan aktor utama dalam ekonomi ilegal.
“Penambang itu belum tentu jahat, karena banyak dari mereka adalah masyarakat lokal. Yang biasanya jahat itu penampungnya. Karena itu, penting kita dorong izin usaha pertambangan rakyat agar segera keluar, supaya ada kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat,” jelasnya.
Kunjungan yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Buruh ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, mempertegas bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan dan berkeadilan. (*/Yol)
Share this content:



Post Comment