Perkuat Wawasan Strategis Pertahanan Negara, UNHAN RI Resmi Buka KKDN Fakultas Stategi Pertahanan di Lampung

Perkuat Wawasan Strategis Pertahanan Negara, UNHAN RI Resmi Buka KKDN Fakultas Stategi Pertahanan di Lampung

GLOBALMEDIAKENCANA | Bandar Lampung — Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menghadiri Pembukaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Tahun Akademik 2026 yang digelar di Ruang Pusiban, Gedung Balai Keratun, Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik, pemerintah daerah, serta TNI-Polri dalam menghadapi berbagai ancaman multidimensi terhadap ketahanan nasional.

Kegiatan ini dihadiri langsung Rektor Unhan RI Dr. Anton Nugroho, M.M., D.S., M.A., Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Mayjen TNI Dr. Okta Heroe Ramsi, S.I.P., M.Sc., jajaran pejabat Unhan RI, para mahasiswa, serta unsur Forkopimda. Gubernur Lampung yang diwakili Sekda Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., turut hadir bersama pejabat pemerintah daerah dan tamu undangan lainnya.

KKDN tahun ini mengusung tema “Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi”, yang dinilai relevan dengan dinamika ancaman modern seperti siber, disinformasi, terorisme, narkotika, perdagangan manusia, hingga isu perubahan iklim dan ketahanan pangan.

Rektor Unhan RI dalam sambutannya menegaskan bahwa ancaman saat ini tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berkembang kompleks dan membutuhkan kolaborasi seluruh komponen bangsa.

“Pertahanan negara membutuhkan sinergi TNI, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Lampung yang membacakan sambutan Gubernur menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKDN di Lampung. Ia menilai Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Sumatera yang dapat menjadi laboratorium pembelajaran pertahanan dan pembangunan wilayah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami kondisi strategis wilayah secara komprehensif serta menghasilkan rekomendasi yang mendukung penguatan pertahanan negara dan ketahanan wilayah, sejalan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. (*/YL)

Share this content:

Post Comment

Nasional