Maulid Nabi, Partai Ummat Matangkan Konsolidasi dan Target Pemilu 2029
GLOBALMEDIAKENCANA | BEKASI – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan Partai Ummat sebagai ruang refleksi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi menghadapi dinamika politik nasional menuju Pemilu 2029.
Momentum tersebut dikemas melalui diskusi bertema “Mengawal Putusan Mahkamah Soal Pencalonan Presiden dan Kedaulatan Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW” yang digelar di Gedung Heikal Safar & Partner, Jalan Raya Kalimalang KH Noer Ali, Grand Kota Bintang, Bekasi.
Kegiatan itu dihadiri Ketua DPP Harian Partai Ummat, Heikal Safar. Dalam kesempatan tersebut, Heikal memaparkan sejumlah pandangan terkait perkembangan politik nasional sekaligus strategi organisasi dalam mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik lima tahunan mendatang.
Menurut Heikal, kesiapan menghadapi Pemilu 2029 tidak hanya ditentukan oleh kekuatan di tingkat pusat. Konsolidasi hingga ke daerah dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh struktur organisasi bergerak dalam arah perjuangan yang sama.
“Partai Ummat berkomitmen penuh menghadapi Pemilu 2029 dengan terus memperkuat konsolidasi jaringan di seluruh tanah air. Kekompakan dan solidaritas antara pengurus pusat hingga daerah harus terus dijaga agar seluruh kader memiliki kesiapan yang sama,” ujar Heikal.
Ia menjelaskan, penguatan struktur partai terus dilakukan melalui komunikasi intensif serta kunjungan ke sejumlah wilayah. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga hubungan antarkader sekaligus memperkuat koordinasi antara jajaran pengurus pusat dan daerah.
Selain membahas persiapan Pemilu 2029, Partai Ummat turut memberikan perhatian terhadap isu pemberantasan korupsi. Heikal menyatakan dukungannya terhadap RUU Perampasan Aset yang dinilai dapat menjadi instrumen tambahan dalam memperkuat upaya penindakan terhadap kejahatan korupsi.
“Korupsi merupakan extraordinary crime, sehingga harus ditangani dengan penegakan hukum yang tegas, termasuk apabila pelakunya berasal dari aparat penegak hukum,” tegasnya.
Heikal juga mengingatkan agar dinamika politik menjelang Pemilu 2029 tidak berkembang menjadi persaingan yang memecah belah. Menurutnya, perbedaan pilihan politik seharusnya tidak menghilangkan semangat untuk membangun kerja sama demi kepentingan masyarakat.
“Kami ingin membangun kolaborasi tanpa memandang perbedaan partai maupun golongan. Politik harus mengedepankan persatuan, keteladanan dan akhlak, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” katanya.
Mengenai target politik, Heikal menyebut Partai Ummat membidik hasil terbaik pada Pemilu 2029. Namun, kemenangan tersebut, menurut dia, harus diraih melalui proses politik yang sehat, kerja keras, penguatan organisasi dan kolaborasi tanpa menjatuhkan pihak lain.
“Target kami adalah meraih kemenangan secara terhormat, melalui kerja keras dan kolaborasi, tanpa harus merusak atau menjatuhkan pihak lain,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akhirnya tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum bagi Partai Ummat untuk memperkuat nilai keteladanan, persatuan dan akhlak dalam kehidupan politik.
Dengan konsolidasi yang terus dilakukan, Partai Ummat menyatakan kesiapannya menghadapi berbagai dinamika politik nasional sekaligus mematangkan langkah menuju Pemilu 2029.
(YL)
Share this content:



Post Comment