Tanggapi Video Viral Calo SIM, Poengky Indarti Desak Kapolresta Bekasi dan Propam Polda Metro Jaya Turun Tangan
GLOBALMEDIAKENCANA | BEKASI– Video viral di akun TikTok @ujungpublik yang mengungkap dugaan praktik percaloan dan pungutan tak resmi pengurusan SIM di Satpas Polres Metro Bekasi Kota menuai keprihatinan publik. Sejumlah pihak mendesak Kapolresta dan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota segera merespons, serta meminta Bid Propam Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan serius.
“Jika benar apa yang disampaikan seseorang di medsos TikTok dengan akun @ujungpublik, saya berharap atensi cepat Kapolresta dan Kasat Lantas Polrestro Bekasi Kota terkait hal ini,” ujar Pemerhati Kepolisian, Poengky Indarti kepada Globalmediakencana.com dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6/2026).
Mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Periode 2016-2020 dan 2020-2024 juga meminta Bid Propam Polda Metro Jaya menindaklanjuti dugaan tersebut secara tuntas dan transparan secara gamblang.
“Segera menindaklanjuti dengan pemeriksaan serius untuk mengetahui kebenarannya, dan memproses pidana para pelakunya jika hasil pemeriksaan mengarah pada adanya tindak pidana,” lanjut Poengky Indarti.
Desak Proses Kode Etik Jika Ada Anggota Terlibat
Jika dalam pemeriksaan ditemukan keterlibatan anggota Polri, Penasehat Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini juga menegaskan agar diproses sesuai aturan yang berlaku di kepolisian.
“Jika ada anggota Kepolisian yang diduga terlibat, maka kepada yang bersangkutan juga harus diproses kode etik,” tegas Poengky kembali.
Ia mengingatkan, pimpinan Polri telah berupaya memperbaiki sistem, meningkatkan profesionalitas anggota, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Citra Polri juga menunjukkan peningkatan. Janganlah dikotori dengan perilaku-perilaku buruk demi menguntungkan diri sendiri,” ungkapnya.
Sejumlah Warganet Ikut Menyoroti
Video viral ini juga memicu tanggapan dari sejumlah warganet di media sosial. Akun @Abd Salam menulis, “Namanya negara Konoha ruwet-ruwet kalau urusan SIM.”
Sementara itu, akun @cupcake berkomentar, “Kalau jalur tes gak bakalan lolos… apalagi tes ujian teori tambah sulit bukan main… pokoknya sulit.”
Ajak Masyarakat Laporkan dan Tolak Percaloan
Publik juga diminta tidak tinggal diam. Ia mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan praktik penyimpangan serupa di lingkungan pelayanan publik.
“Saya juga berharap masyarakat segera melapor jika menjumpai penyelewengan seperti ini dan jangan sekali-kali ikut melanggengkan praktik percaloan karena Anda berarti sudah menyuburkan korupsi di negeri ini,” pungkasnya.
Sebelumnya, video berdurasi 7 menit 19 detik di TikTok @ujungpublik viral karena menampilkan pengakuan seseorang yang mengaku calo, (28/6). Ia merinci tarif pembuatan SIM A hingga Rp700.000 dan SIM C Rp670.000, dengan dalih “jalur khusus” tanpa tes. Hingga berita ini diturunkan, Kasatlantas hingga Kapolres Metro Bekasi Kota belum memberikan keterangan respon terkait video viral tersebut. (Yol)
Share this content:



Post Comment