Penggerebekan Gudang Solar Subsidi di Jatisampurna Bekasi Disorot, 13 Kendaraan Diamankan, Kasus Ditangani TNI AD dan TNI AL
GLOBALMEDIAKENCANA | BEKASI– Kasus dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Jatisampurna, Kota Bekasi masih jadi tanda tanya besar?.
Gudang di Jalan Raya Kranggan Hankam No.37A, Jatisampurna digerebek Tim Opsnal Polres Metro Bekasi Kota pada 13 Oktober 2026. Sebanyak 13 kendaraan berbagai jenis diamankan.
Anehnya, usai digerebek, kasusnya disebut-sebut diduga ditangani TNI AD dan TNI AL.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat dikonfirmasi membenarkan hal itu.
“Ditangani oleh TNI AD dan TNI AL. Terima kasih” jawab Putu via WhatsApp,Kamis (15/10/2026)
Pernyataan itu justru bikin publik bertanya-tanya. Apa dasar TNI AD dan TNI AL ikut menangani kasus solar subsidi? Apakah ada dugaan keterlibatan oknum militer di gudang tersebut?
Sumber menyebut, Kodam Jayakarta belum monitor kasus ini dan akan ditelusuri.
“Infonya Kodam Jayakarta belum tahu kasus itu, dan belum monitor. Infonya juga akan ditelusuri,” jelas sumber, Sabtu (16/10/2026).
Hingga kini redaksi masih menunggu klarifikasi resmi. Konfirmasi ke Kasi Pendam Kodam Jaya Letkol M. Sarullah dan Dinas Penerangan TNI AL (Dispen AL) belum ada jawaban.
Belum ada bukti resmi soal keterlibatan oknum TNI. Dugaan masih sebatas pertanyaan yang butuh penjelasan agar tak jadi spekulasi liar.
Padahal, Presiden Prabowo Subianto tengah memberi perhatian serius terhadap penyalahgunaan BBM subsidi dan penegakan hukum di semua institusi.
Publik kini menanti: bagaimana nasib barang bukti solar subsidi itu? Siapa pemilik gudang? Dan mengapa penanganannya dilimpahkan ke TNI?
(Jn)
Share this content:



Post Comment