PMI Lampung Bagikan 10.000 Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
GLOBALMEDIAKENCANA | LAMPUNG SELATAN — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung. Sebanyak 10.000 masker dibagikan secara cuma-cuma kepada warga sebagai langkah perlindungan dari risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, bersama jajaran PMI Lampung dan PMI Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan berlangsung di Pasar Inpres, Kalianda, Lampung Selatan, Senin (14/9/2026).
Warga dan para pedagang yang berada di kawasan pasar menjadi sasaran pembagian masker. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat tetap beraktivitas dengan perlindungan yang lebih baik di tengah kondisi udara yang masih berpotensi terpapar abu vulkanik.
Selain masker, PMI Provinsi Lampung turut memberikan 30 buah kacamata pengaman kepada jajaran PMI Kabupaten Lampung Selatan. Perlengkapan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kesiapsiagaan relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak.
Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan meminta masyarakat tidak mengabaikan perlindungan diri selama aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Ia mengingatkan warga untuk menggunakan masker dan membatasi kegiatan di luar ruangan apabila tidak memiliki keperluan mendesak.
Menurut Batin Wulan, kondisi sebaran abu vulkanik di wilayah Lampung saat ini relatif lebih baik dibandingkan pekan sebelumnya. Meski demikian, masyarakat tetap perlu berhati-hati karena belum diketahui secara pasti kapan aktivitas erupsi dan dampak abu vulkanik akan benar-benar berakhir.
“Kalau memang kita belum bisa memprediksi sampai kapan keadaan ini akan mereda, yang penting kita tetap menjaga kesehatan dan mengikuti SOP, menggunakan masker dan mengurangi kegiatan di luar ruangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PMI Lampung telah melakukan koordinasi sejak dampak abu vulkanik mulai dirasakan masyarakat. Upaya penanganan dan pelayanan kemanusiaan juga terus dilakukan bersama PMI Kabupaten Lampung Selatan.
Batin Wulan turut memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan relawan PMI Lampung Selatan yang tetap menjalankan pelayanan serta kesiapsiagaan selama 24 jam untuk membantu masyarakat menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Kerja kita, gerak kita ini untuk kemanusiaan. Mudah-mudahan bantuan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Lampung Selatan,” katanya.
Kehadiran Ketua PMI Lampung bersama jajaran di Pasar Inpres mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para pedagang mengaku terbantu dengan pembagian masker tersebut, mengingat perlindungan pernapasan menjadi salah satu kebutuhan penting di tengah kondisi abu vulkanik.
Salah seorang pedagang, Dwi, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan PMI Lampung kepada warga.
“Terima kasih atas bantuan maskernya, Bu. Semoga bantuan ini bermanfaat,” Tutupnya.
(*/Iv)
Share this content:



Post Comment